TIPS MENGELOLA PRODUK SEGAR DAGING DAN OLAHAN UNGGAS
Tuesday, 25 December 2012
Add Comment
TIPS MENGELOLA PRODUK SEGAR
DAGING DAN OLAHAN UNGGAS
Produk segar daging dan olahan unggas merupakan bagian dari lauk yang sering dijumpai dan dihidangkan dalam menu makan kita sehari-hari.Ada berbagai tips cara menyimpan dan melakukan pengolahan yang perlu diperhatikan sejak dari pembelian hingga proses mendinginkan kembali.Kita tentu berharap makanan itu dapat menjadi makanan yang sehat dan bergizi.Tips-tips tesebut sebagai berikut.
A. SAAT PEMBELIAN
Pembelian produk segar daging dan unggas dipasar,perlu memperhatikan hal dibawah ini :
1. Belilah yang segar dan baru disembelih.Jika pemanfaatnya sehari atau dua hari setelah disembelih,segera bekukan.
2. Pilihlah daging dan olahan unggas yang terasa dingin saat disentuh.Kalau daging terasa hangat saat disentuh,dapat diindikasikan produk tersebut tidak disimpan disuhu yang benar.
3. Tempatkan daging atau olahan unggas dalam kantong plastik terpisah dari belanjaan anda lainnya.
4. Penempatan daging dan olahan unggas sebaiknya dalam wadah yang tertutup rapat dan tidak berlubang.Pastikan wadah tidak basah,karena dapat menyebabkan perubahan suhu saat dilakukan penyimpanan.Simpan dalam wadah vakum yang tertutup dan tidak ada celah.
B. PROSES PENYIMPANAN
Suhu refrigerator (lemari es atau freezer),harus berada dibawah suhu 4˚C,untuk menjaga agar makanan tidak berada pada daerah bahaya (dengan zona (5˚C-57˚C)).
Menjaga makanan dalam suhu dingin yang tepat dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
Dinginkan atau bekukan daging segar dan produk unggas sesegera mungkin setelah pembelian.Jika membutuhkan waktu perjalanan lebih dari 30 menit untuk mendinginkan tetap dan produk unggas dalam wadah pendingin (dengan menambah es seperti es kering,cool pack,atau kontainer penahan dingin).
Bungkus kembali dengan rapat saat penyimpanan di refrigerator dengan menggunakan kantong kertas atau plastik.Jika daging atau produk unggas dibungkus saat pembelian,maka ketahanan penyimpanan dapat bertahan sampai 1 minggu.
Saat penyimpanan daging dan produk unggas,tempatkan dibagian paling dingin dari refrigerator.
Tempatkan dalam wadah plastik atau alas kedap air saat proses pendinginan,dan pastikan cairan dari daging dan produk unggas tidak mengenai bahan makanan lain.
C. PROSES PERSIAPAN BAHAN
1. Jangan membiarkan produk daging dan unggas beku.Dicairkan dengan membiarkan dalam suhu kamar (25-30˚C).
2. Menjaga produk tetap dingin selama proses pencairan (thawing) adalah kunci untuk menghambat pertumbuhan bakteri
3. Segera masak daging dan produk unggas secepat mungkin setelah proses thawing.
4. Pada saat proses thawing menggunakan air dingin,bungkuslah daging dan produk unggas dalam plastik kedap air,atau masukkan dalam wadah plastik tertutup atau masukkan produk kedalam kantong anti bocor,sebelum produk benar-benar ditenggelamkan dalam air,gantilah air setiap 30 menit sampai produk sudah tidak membeku.
5. Cuci semua peralatan,alat pemotong dan wadah penyimpanan dengan air panas bersabun setelah kontak dengan daging segar dan produk unggas.Jika memungkinkan gunakan talenan berbeda untuk daging dan produk unggas segar
6. Cuci tangan sesuai prosedur yang benar dengan air panas bersabun sebelum ataupun sesudah memgang daging dan makanan segar lainnya.Jauhkan daging segar dan kaldu daging dari bahan makanan lain,baik saat di regrigerator maupun saat persiapan.
7. Jangan menempatkan makanan yang sudah matang dipiring,wadah atau baki secara bersamaan dengan tempat daging dan produk unggas segar.
D. PROSES MEMASAK
1. Masak semua produk daging dan unggas sesuai suhu yang ditentukan untuk menghilangkan kontaminasi bakteri berbahaya.
2. Gunakan termometer untuk memastikan bahwa daging dan unggas dimasak dengan suhu yang tepart.
3. Saat memanggang daging atau produk unggas gunakan piring atau wadah terpisah antara bahan makanan yang telah matang dan yang masih segar.
4. Daging dan produk unggas yang telah di-thawing dapat dimasak dengan api kecil dan akan tetap aman di suhu yang ditentukan selama api terus menyala.Memasak dengan cara merebus dan mengukur sebaiknya tertutup rapat,karena dapat membantu membunuh bakteri.
5. Aman untuk memasak daging dan produk unggas beku dioven,diatas kompor,atau dipanggang tanpa di-thawing terlebih dahulu,(dengan waktu memasak lebih lama 50% dari yang semestinya).
6. Jangan memasak daging atau produk unggas beku yang belum di-thawing dengan api kecil.
E. PROSES CHILLING
Merupakan proses mendinginkan makanan termasuk daging dan produk unggas.Beberapa cara pendinginan yang cepat dapat mencegah pertumbuhan bakteri antara lain :
1. Menyimpan semua sisa makanan dalam wadah tertutup yang dangkal.
2. Bagi jumlah makanan porsi besar menjadi porsi lebih kecil atau ratakan makanan pada wadah penyimpanan.
3. Beri ruang diantara wadah penyimpanan saat menyimpan di dalam refrigerator,agar aliran udara dapat mempertahankan suhu yang sesuai untuk setiap produk.Jangan menumpuk dengan rapat wadah penyimpanan didalam lemari es atau freezer.
4. Terakhir ikuti prinsip “Ketika ragu,buanglah”,ketika melakukan evaluasi makanan,produk dari hasil sisa olahan daging atau produk unggas yang aman untuk dimakan.Umumnya,sisa daging dan produk unggas dapat disimpan dalam lemari es dengan aman selama 3 - 4 hari dan dalam kondisi beku dapat bertahan selama 4 bulan.

0 Response to "TIPS MENGELOLA PRODUK SEGAR DAGING DAN OLAHAN UNGGAS"
Post a Comment